Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan buka suara terkat pejabat DKI yang dicopot Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono,
Hal ini ditanggapi Anies Baswedan dalam tayangan YouTube Total Politik. Dalam tayangan itu, Anies Baswedan mengungkapkan terkait prinsipnya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Anies Baswedan membeberkan hal-hal yang jadi pertimbangannya dalam mencopot penjabat dari jabatannya.
“Secara prinsip, saya bisa cerita apa yang saya kerjakan. Jadi, seseorang itu, dulu kami hentikan bila ada beberapa hal. Satu, masa tugasnya selesai,” ungkap Anies Baswedan dikutip NewsWorthy dalam tayangan YouTube Total Politik, Selasa (3/1).
Lanjut, Anies Baswedan mengatakan bahwa hal kedua yang jadi pertibangannya yakni terkait sosok tersebut tidak menunjukkan komitmennya terhadap tugas yang jadi kewajibannya.
Hal ketiga yakni dinilai Anies Baswedan, jika sosok tersebut tidak menjalankan pekerjaannya.
“Yang kedua, dia tidak loyal pada misi. Jadi bukan tidak loyal pada Anies ya, pada misi. Misi kita mau melakukan satu dua tiga, itu misi yang kita emban. Kalau dia tidak sejalan dengan misi, maka dia off,” papar Anies Baswedan.
“Yang ketiga, bila tidak deliver pekerjaan. Tapi bila seseorang itu tidak masuk tiga kategori ini, ya nggak usah diganti,” sambung Anies Baswedan.
Diketahui, beberapa pejabat sudah dicopot Heru Budi. Adapun pejabat yang dicopot Heru yaitu jajaran PT Jakpro, Komisaris PT LRT Jakarta, Direktur Utama MRT Jakarta hingga Sekda DKI Jakarta.
Sumber Berita / Artikel Asli : NW Wartaekonomi
Source link















