Mantan Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar menyoroti sekelompok orang yang menggelar aksi demonstrasi menolak kedatangan Anies Baswedan di Pintu Tol Kodran, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), pada Minggu (25/12).
Hal tersebut ditanggapi Musni Umar melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya, Musni Umar menyebut bahwa menyinggung soal Anies Baswedan yang padahal saat ini bukan lagi sebagai pejabat.
Baca Juga: Gak Main-main! Beda dengan Anies Baswedan, Heru Budi Dinilai Tak Terpikirkan Jadikan DKI Jakarta Jadi Kota Internasional
Musni Umar juga menegaskan bahwa menegaskan bahwa hal tersebut tidak patut untuk dilakukan.
“Mas Anies bukan pejabat. Bisa ke manapun jika diundang atau tdk diundang. Tidak perlu minta izin kpd siapapun. Hak berkumpul dan bersuara dijamin oleh UU. Demo menolak Anies di Karanganyar Jawa Tengah, perbuatan yg tidak sepatutnya dilakukan,” ungkap Musni Umar dikutip NewsWorthy dari akun Twitter pribadi miliknya, Selasa (27/12).
Mas Anies bukan pejabat. Bisa ke manapun jika diundang atau tdk diundang. Tidak perlu minta izin kpd siapapun. Hak berkumpul dan bersuara dijamin oleh UU. Demo menolak Anies di Karanganyar Jawa Tengah, perbuatan yg tidak sepatutnya dilakukan. https://t.co/CiSdiLwGU0
— Musni Umar (@musniumar) December 27, 2022
Advertisement. Scroll to continue reading.
Sementara itu, diketahui bahwa hal tersebut dilakukan sebagai respons atas rencana kedatangan Anies Baswedan ke daerah tersebut untuk menghadiri pernikahan putra temannya yang merupakan Dosen Universitas Sebelas Maret (UNS), Lukman Hakim.
Source link















