Penjabat (PJ) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menghentikan layanan paket internet gratis JakWIFI pada sejumlah area di Ibu Kota per 1 Januari 2023.
Hal ini ditanggapi oleh seorang warganet dengan akun Twitter @baliandra2, yang menilai bahwa PDIP penipu, karena Heru Budi menghentikan JakWIFI.
“PDIP PENIPU! Bilangnya Heru Budi disuruh lanjutkan jakwifi. Faktanya mulai 1 Januari 2023 layanan Jakwifi dihentikan. Rakyat DKI dimiskinkan lagi, untuk diiming2i sembako 5 tahun sekali,”
Sebelumnya, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, meminta Heru Budi Hartono melanjutkan program jaringan internet untuk warga, JakWiFi. Padahal, kebijakan yang dibuat era Anies Baswedan itu pernah ia sebut sebagai proyek angin.
Program JakWiFi ini dibuat era Anies Baswedan menjabat Gubernur DKI. Anies awalnya memasang jaringan internet di 4.956 lokasi yang belum terjangkau internet gratis.
Gembong mengaku saat itu menyebut JakWiFi sebagai proyek angin karena minimnya informasi. Apalagi, anggaran yang digunakan untuk satu titik WiFi mencapai Rp9 juta per bulan.
“Soal JakWiFi, saya kira ini hal yang positif. Walaupun jujur diawal saya katakan ini proyek angin. Karena yang tahu hanya Kominfo dan kontraktornya, kita semua enggak ada yang tahu, wong jualan angin ini,” kata Gembong dalam diskusi Laporan Kinerja Politik Fraksi PDIP DPRD DKI di Jakarta, Rabu (28/12/2022).
Di akhir masa jabatan Anies, Gembong menyebut pihaknya melakukan evaluasi atas program JakWiFi. Hasilnya, masyarakat cukup merasakan dampak positif dari internet gratis tersebut.
“Ternyata, manfaatnya juga lumayan bagus di tengah-tengah masyarakat. Maka tahun 2023 kita mendorong kepada Pemprov DKI Jakarta untuk tetap mengalokasikan anggaran untuk JakWiFi,” ujarnya.
Sumber Berita / Artikel Asli : NW Wartaekonomi
Source link















