
JAKARTA, celebrities.id – Mengenal situs Waruga dapat menambah wawasan sejarah kamu lebih luas lagi terkait dengan salah satu peninggalan cagar budaya di Indonesia.
Masyarakat setempat mempunyai kepercayaan bahwa kubur dianggap sebagai tiruan rumah untuk penghormatan dan kenyamanan bagi orang yang telah meninggal.
Pada bagian penutup dan di bawah, terdapat ornamen unik dan pola hias yang dipahatkan pada Waruga. Waruga yang tidak mempunyai ornamen menunjukkan Waruga yang sudah sangat tua. Pola hias tersebut menunjukkan status sosial semasa hidupnya. Ada yang berupa manusia, binatang, benda dan pola hias geometri.
Dilansir dari berbagai sumber pada Jumat (9/12/2022), celebrities.id telah merangkum mengenal situs Waruga, sebagai berikut.
Mengenal Situs Waruga
Merujuk pada laman Center for Religious and Cross Culture Studies UGM, Waruga merupakan artefak budaya berbentuk kubur batu kubus dan beratap seperti rumah dengan hiasan motif-motif artistik yang tersebar di beberapa tempat di Minahasa, Sulawesi Utara. Banyak ahli antropologi memprediksi, pemakaman dengan cara waruga telah berusia ribuan tahun.
Waruga berasal dari dua kata “waru” yang bermakna “rumah” dan “ruga” yang berarti “badan”. Secara harfiah, waruga berarti “rumah tempat badan yang akan kembali ke surga”. Ketika jenazah dimasukkan ke dalam waruga, jenazah akan berada dalam posisi tumit yang bersentuhan dengan bagian pantat dan mulut seolah mencium lutut.
Menurut kepercayaan masyarakat Minahasa, saat melihat Waruga, maka mereka akan mengingat identitas dan sejarah hidup orang Minahasa. Waruga menjadi memori atau ingatan tentang para leluhur dengan nilai-nilai yang telah mereka tanamkan. Hingga kini, kebaikan para leluhur sangat berharga bagi masyarakat Minahasa karena para leluhur telah menjaga dan memperjuangkan tanah ini.
Source link















