Connect with us

Hi, what are you looking for?

Infomu

Netflix akan rilis lebih sedikit film di 2023

Netflix akan rilis lebih sedikit film di 2023



Netflix sedang merestrukturisasi divisi filmnya dan akan merilis lebih sedikit film aecara keseluruhan.

Selama dua tahun terakhir, Netflix merilis setidaknya satu film seminggu. Namun, strategi ini akan diubah untuk tahun 2023 karena perusahaan sedang merestrukturisasi divisi filmnya dan akan merilis lebih sedikit film secara keseluruhan.

Dikutip dari Engadget (1/4), laporan Bloomberg mengatakan bahwa raksasa streaming tersebut akan menggabungkan tim yang mengerjakan proyek kecil dengan anggaran USD30 juta atau kurang dan unit yang memproduksi film dengan anggaran menengah yang biaya pembuatannya USD30 juta hingga USD80 juta. 

Restrukturisasi inilah yang akan menyebabkan gelombang PHK baru, namun tidak menyebutkan berapa jumlah karyawan yang akan diberhentikan. Selain unit yang mengerjakan film dengan anggaran kecil dan menengah, Netflix memiliki satu divisi lagi yang mengembangkan proyek dengan anggaran besar. Tidak jelas apakah divisi terakhir juga akan dipengaruhi oleh restrukturisasi.

 

Terlepas dari banyaknya judul yang dirilis Netflix sebelumnya, hanya sedikit yang memenangkan penghargaan, telah mencapai jutaan jam streaming, atau memiliki dampak budaya yang telah dicapai oleh beberapa blockbuster terbesar. 

Adapun, film yang paling banyak ditonton (menurut Top 10 Netflix) untuk tahun 2021 dan 2022 adalah Red Notice, Don’t Look Up, dan Glass Onion: A Knives Out Mystery. Kepala Film Netflix, Scott Stuber dilaporkan memutuskan untuk mengurangi judul-judul tersebut dirilis tahun ini sehingga dia dapat memastikan bahwa divisi tersebut menghasilkan lebih banyak proyek berkualitas tinggi. 

Advertisement. Scroll to continue reading.

Stuber tidak mengatakan berapa banyak orang yang kehilangan pekerjaan karena perombakan tersebut, tetapi seharusnya ini akan lebih sedikit dari PHK yang dilakukan perusahaan tahun lalu.

Netflix menerapkan pemutusan hubungan kerja sebelum banyak pesaing di bidang film, TV, dan hiburan melakukannya. HBO dan HBO Max harus melepaskan beberapa anggota staf produksi sebagai bagian dari restrukturisasi Warner Bros. Discovery yang lebih besar pada bulan Agustus, sementara Disney baru-baru ini mengumumkan akan memberhentikan 7.000 pekerja, termasuk mereka yang terlibat dengan media dan distribusi.





Source link

Bagiin Info

Click to comment
    • Flipboard

    • Reddit

    • Pinterest

    • Whatsapp

    • Whatsapp

Baca Juga Info Ini

Infomu

ITALIA – Otoritas Italia memutuskan memblokir ChatGPT. Otoritas Perlindungan Data Italia menyebut ChatGPT telah melanggar privasi dan tidak memverifikasi usia pengguna. ...

Infomu

Dua Lipa sedang menjagokan tren celana ketat yang mencolok. Dalam sebuah unggahan foto baru yang dibagikan ke Instagram hari ini, pelantun “Don’t Start Now”...

Infomu

Pelaksanaan vaksinasi booster di salah satu puskesmas di Surabaya. Foto: Diskominfo Surabaya jatim.jpnn.com, SURABAYA – Warga Surabaya yang membutuhkan vaksin dosis satu, dua, tiga,...

Infomu

SERI kedua Safari Ramadan hari ini tertunda oleh pertanyaan berikut ini: kenapa Donald Trump tidak bicara apa-apa di pengadilan Selasa kemarin? Rupanya Trump sudah...

Infomu

Popularitas Kuch Kuch Hota Hai bertanggung jawab atas membesarnya kecintaan dunia pada Bollywood, nama pelesetan untuk industri penghasil film berbahasa Hindi di Mumbai. Waktu...

Infomu

MALANG – Warga di muara Sungai Barek Gedangan Malang dikejutkan penemuan mayat tanpa identitas. Jenazah tersebut nyaris hancur dengan tanpa tulang belulang. Kapolsek Gedangan...

Infomu

SEBAGAI langkah mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan TNI AU akan...

Infomu

POJOKSULSEL, KEPULAUAN SELAYAR – Wakil Bupati Kepulauan Selayar H Saiful Arif mengajak warga untuk terus mengembangkan program Selayar Mengaji. “Mari kita kembangkan terus program...

Advertisement
close