Connect with us

Hi, what are you looking for?

Infomu

Megawati Minta Perempuan Indonesia Jadikan Dirinya Sebagai Contoh, Gimana Sih Cara Tentukan Panutan?



Suara.com – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyebut kalau perempuan Indonesia masa kini telah berbeda dengan zamannya dulu. Lain dengan dirinya, menurut Megawati, perempuan saat ini justru lebih banyak dandan.

Ia juga menyampaikan kalau seharusnya para perempuan bisa menjadikan sosok Megawati sebagai panutan.

“Secara kuantitatif kualitatif kenapa perempuan kita tidak seperti dulu pada masa perjuangan, saya sendiri bingung apa salahnya? padahal saya sendiri kalau mau dijadikan contoh kan bisa ya,” ujar Megawati dalam pidato politiknya saat acara Hari Ulang Tahun ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023).

Megawati di acara HUT ke-50 PDI Perjuangan (YouTube/KOMPASTV)

Di sisi lain, ia mendorong perempuan Indonesia harus ikut maju. Hanya saja berbicara sesuai dengan budaya seni dan budaya Indonesia.

Baca Juga:
Pidato Megawati Soal Capres Non-Partai Disebut Sindir NasDem, Pengamat: Nggak Maksud Buat Satu Partai, Itu Refleksi

Menurut psikoterapis Amerika Serikat Mayra Mendez, setiap orang memang wajar untuk memiliki panutan di setiap tahap kehidupan. Hal tersebut bisa terjadi secara alami dan terus berkembang seiring bertambahnya usia.

Misalnya, orang terdekat cenderung menjadi panutan bagi anak-anak, seperti orang tua, kakak, atau pengasuh lainnya. Saat remaja dan makin tumbuh besar, anak akan memilih seseorang yang dianggap memiliki nilai-nilainya yang pantas dikagumi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Itu bisa jadi seseorang yang mengajari Anda nilai-nilai atau memperkuat nilai-nilai yang penting bagi Anda, yang dapat membantu Anda mengatasi kekecewaan, tantangan, dan kesuksesan hidup,” jelas Mendez dikutip dari Health US News.

Ketua Umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat beri sambutan dalam acara Rakernas II PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (21/6/2022). [Dok. PDIP]
Ketua Umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat beri sambutan dalam acara Rakernas II PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (21/6/2022). [Dok. PDIP]

Untuk menentukan sosok panutan, Mendez menyarankan untuk mempelajari sebanyak mungkin tentang bagaimana cara seseorang itu berhasil. Jika mengagumi seseorang seperti orang tua atau guru, tanyakan bagaimana dia mencapai tujuan pribadi dan profesionalnya serta bagaimana cara menangani tantangan dan kekecewaan.

Jika panutan itu memang seseorang yang dikenal tetapi tidak dekat, seperti rekan kerja atau kolega, beri tahu dia untuk ingin belajar dari pengalamannya dan tawarkan untuk mengajaknya minum kopi atau makan siang.

Baca Juga:
Megawati Dianggap Konsisten Mempermalukan Jokowi, Buntut Kelakar soal Presiden Kasihan Tanpa PDIP

“Pada titik tertentu dalam hidup, begitu mereka mencapai tingkat kesuksesan tertentu, kebanyakan orang ingin meneruskan apa yang telah mereka pelajari,” kata psikoterapis Amerika Serikat Anita Gahdia-Smith.

Bila panutan itu seorang selebriti atau orang terkenal lainnya bisa sering dapat mempelajari tentang bagaimana mereka mencapai kesuksesan dan menangani tantangan melalui artikel, buku, juga wawancara TV.

Direktur Pusat Kepemimpinan Universitas Northwestern Adam Goodman juga menyarankan, memiliki panitan tidak harus memiliki profesi yang sama dengan yang dicita-citakan. Dari pada itu, sebenarnya lebih penting untuk memilih panutan yang memiliki keterampilan atau sifat yang ingin dikembangkan.





Source link

Advertisement. Scroll to continue reading.
Bagiin Info

Click to comment
    • Flipboard

    • Reddit

    • Pinterest

    • Whatsapp

    • Whatsapp

Baca Juga Info Ini

Infomu

Warta Ekonomi, Jakarta – Meski belum mengumumkan siapa yang akan diusung sebagai calon presiden (capres) untuk Pilpres 2024, PDI Perjuangan sedikit memberikan bocoran mengenai...

Infomu

Warta Ekonomi, Jakarta – Ekonom Senior Rizal Ramli membantah tudingan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut dirinya asal kritik tanpa adanya data. Rizal Ramli...

Infomu

Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan salah satu dokumen yang wajib dimiliki oleh pengendara. Kekinian, Polri menerbitkan aturan baru terkait pembuatan SIM melalui Peraturan Kepolisian...

Infomu

Trafik broadband tumbuh 11,6 persen, Telkomsel sukses kawal kenyamanan konektivitas dan layanan digital pelanggan selama momen hari raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023....

Infomu

Warta Ekonomi, Jakarta – Pasca-putusan Mahkamah Agung (MA) yang telah menolak permohonan kasasi dari Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa pelaku pemerkosaan 13 (tiga belas)...

Infomu

Suara Sumatera – Langkah Ketum PDIP Presiden Megawati Soekarnoputri yang belum mengumumkan calon presiden (Capres) 2024 dipuji oleh Joko Widodo (Jokowi). Presiden Jokowi memuji...

Infomu

Ketum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri membagikan pengalamannya soal perjalanan politiknya bersama PDIP. Salah satu yang dibahas Megawati saat pernah ditangkap dan diperiksa kepolisian....

Infomu

WE NewsWorthy, Jakarta – Pegiat media sosial Ade Armando menyoroti Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mencecar laporan pertanggungjawaban ajang internasional mobil listrik Formula E...

Advertisement
close