Connect with us

Hi, what are you looking for?

Infomu

Foto Momen Berburu Takjil Buka Puasa di Masjid Jogokariyan



Mahasiswa Berburu Takjil: Sensasi Ramadan dan Ajang ‘Perbaikan Gizi’

Gunung piring penuh makanan di Masjid Jogokariyan Yogyakarta. Foto oleh Antariksa Bumiswara/VICE.

Berburu menu buka dan sahur adalah agenda wajib mahasiswa di Jogja. Motifnya enggak selalu perbaikan gizi, walau yang kaya gini banyak. Datang ke masjid-masjid dengan suasana buka dan sahur yang meriah juga udah jadi menjelma tradisi khas Ramadan. Kegiatan beginian nih yang bakal jadi kenangan ketika kuliah di kota ini.

Gayung bersambut. Sejumlah masjid royal pula menyediakan hidangan lezat untuk buka maupun sahur. Bahkan daftar menu buka/sahur sudah disebar sebelum Puasa agar jadi daya tarik. Simak nih menu buka puasa Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada: 25 Maret rendang daging, 27 Maret nasi langgi lengkap, 4 April beef black pepper, dan 5 April udang balado. Sedap bener.

Menabung nostalgia kaya gini yang lagi dilakukan Jihan Nabilah, mahasiswa Psikologi di UII Yogyakarta. Sembilan hari puasa Ramadan berjalan dan doi baru sekali aja ngeluarin duit untuk beli takjil.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sisanya, cewek ini selalu ikut buka puasa bersama gratis di Masjid Ulil Albab UII. Bahkan kalo waktunya memungkinkan, sehabis buka di Masjid Ulil Albab, Jihan bakal geser ke Masjid Al-Aalim. Ini masjid yang bakal kamu lewati jika sedang menuju resto hits Kopi Klotok di Jogja.

38.jpg

Jamaah mengantri kupon makan buka puasa di Masjid Kampus UGM. Semua foto oleh Antariksa Bumiswara.

Dengan mendatangi 2 masjid tersebut, Jihan bisa ngedapetin serangkaian takjil dan dua porsi makanan berat. Satu makanan berat disantap untuk buka puasa, satu lagi bisa buat sahur. Siasat yang akrab dengan kehidupan mahasiswa.

“Ngirit enggak juga sih. [Ngelakuin ini] karena kapan lagi kan? Setahun sekali. Tahun depan belum tentu bisa ngerasain Ramadan di Jogja sama teman-teman,” kata Jihan waktu ketemu VICE, Jumat (31/3). Cewek 21 tahun asal Cirebon, Jawa Barat ini emang berencana lulus tahun depan.

“Kalo di Masjid Al-Aalim, menu takjil ada roti, sirup, teh manis, gorengan. Makanan beratnya pernah nasi padang, rice bowl, ayam goreng, telur. Kalo di Ulil Albab, sejauh ini hampir selalu ayam. Ayam goreng, ayam kecap, dan ayam-ayam lainnya.”

Advertisement. Scroll to continue reading.
6_2.jpg

Pemandangan orang-orang menyemut udah biasa banget di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta.

Selain dua masjid itu, Jihan bersama teman-teman ‘takjil hunter’ lainnya punya daftar wisata takjil lainnya. Salah duanya masjid di Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) UII karena menunya terlihat lebih mewah, lalu Masjid Jogokariyan di selatan Yogyakarta yang emang kesohor royal soal bagi-bagi makanan. Tapi mereka belum mengunjungi dua masjid itu karena Jogja belakangan hujan terus.

2_2.jpg

Jalanan di muka Masjid Jogokariyan Yogyakarta jadi tempat jajan.

Ketika VICE menyambangin Masjid Jogokariyan pada 1 dan 2 April lalu, hujan masih melanda tapi rupanya tak mengurangi keramaian. Masyarakat masih tumpah ruah dalam lindungan payung dan jas hujan. Banyak muslim penduduk Jogja menganggap buka puasa di Masjid Jogokariyan sebagai agenda wajib tahunan. Setidaknya sekali dalam sebulan harus deh mampir di masjid yang manajemennya menjadi salah satu terbaik di Indonesia.

Yang datang kemari tidak hanya masyarakat umum, fotografer dan wartawan juga langganan meliput di sini. Foto tumpukan piring berisi makanan dipotret dari atas adalah ‘foto khas’ orang yang habis berkunjung ke Jogokariyan.

Selama Ramadan masjid ini menyediakan 3.500 porsi makanan buka puasa tiap harinya. Lauk tiap harinya beragam, dari telur, empal gentong, sampai gulai sapi. Tapi bukan itu doang penyebab keramaian jamaah masjid ini begitu dahsyat. Ada lebih dari 300 pedagang dadakan yang berjualan di sekitar Masjid Jogokariyan tahun ini yang memanggil-manggil para pencinta jajan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

26.jpg

Kaya gini foto khas kalo habis menyambangi Masjid Jogokariyan.

19.jpg

Selama Ramadan 1444 Hijriah, takmir Masjid Jogokariyan mengalokasikan dana Rp1,3 miliar untuk menyediakan makanan dan minuman gratis. Belum lagi biaya lain untuk piring pecah yang sehari bisa mencapai 50 buah, juga biaya pengganti barang yang hilang selama rangkaian ibadah. Uniknya masjid ini, takmir akan mengganti sandal, tas, sampai sepeda motor jamaah yang hilang saat beribadah.

“Ini pertama kali ke sini. Tadi diajak teman,” kata seorang pengunjung bernama Putra yang datang beramai-ramai. Jamaah lain bernama Wahyu juga baru pertama kali datang, dan ia sendirian, karena ingin merasakan buka puasa di Jogokariyan.



Source link

Bagiin Info

Click to comment
    • Flipboard

    • Reddit

    • Pinterest

    • Whatsapp

    • Whatsapp

Baca Juga Info Ini

Infomu

Foto dari arsip pribadi Jasmine Jawie Dengan melihat foto dan data-data hewan peliharaan, Jasmine Jawie bisa mendapat banyak informasi. Dari informasi letak rumah klien...

Infomu

Lebaran menjadi hari besar yang dirayakan oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia. Umat Islam biasanya memiliki tradisi-tradisi yang dijalankan dalam rangka merayakan dan memeriahkan Hari...

Infomu

HerStory, Depok — Kedekatan Boy William dan Ayu Ting Ting belakangan kerap menyita perhatian publik. Pasalnya, hubungan mereka kerap disebut settingan demi popularitas. Padahal...

Infomu

JAKARTA, celebrities.id – Permasalahan yang terjadi di kantor, membuat Nino cemas sehingga berpikir untuk membicarakan permasalahan tersebut kepada Zara. Nino pun berharapan dapat menemukan...

Infomu

TEMPO.CO, Jakarta – Salah satu taman wisata yang terkenal di Indonesia adalah Taman Mini Indonesia Indah disingkat TMII. Diresmikan sejak 1975, TMII menyajikan beragam...

Infomu

CANTIKA.COM, Jakarta – Idealnya momen Hari Raya Idulfitri bisa dirayakan dengan keluarga tercinta tanpa kurang suatu apa pun. Namun, terkadang kenyataan tak seindah harapan, seperti...

Infomu

Tim Cook mengambil alih sebagai CEO Apple pada tahun 2011 setelah meninggalnya Steve Jobs. Sebelum menjadi CEO, Cook menjabat sebagai COO Apple. Steve Jobs...

Infomu

    BANDUNG – Kementerian Hukum dan HAM memberikan remisi Idul Fitri 1444 Hijriah kepada 15.475 napi (narapidana) di rutan dan lembaga pemasyarakatan (lapas)...

Advertisement
close