Musk menyebutkan visi dari nama TruthGPT yang berfokus pada “kebenaran” dan merujuk pada penciptaan AI untuk menghindari kehancuran umat manusia.
Elon Musk belakangan ini diketahui sedang mengerjakan produk barunya berbasis kecerdasan buatan (AI). Setelah mengumumkan perusahaan AI baru yang disebut X.AI, kini miliarder tersebut mengungkap nama chatbot AI yang sedang dikerjakannya, yakni TruthGPT.
Selama wawancara dengan Fox News yang dilansir dari The Verge (18/4), Musk menyebutkan visi dari nama TruthGPT yang berfokus pada “kebenaran”. Dia mengatakan pendekatan alternatif untuk penciptaan AI diperlukan untuk menghindari kehancuran umat manusia.
“Saya akan memulai sesuatu yang saya sebut TruthGPT atau AI pencari kebenaran maksimum yang mencoba memahami sifat alam semesta,” kata Musk. “Dan saya pikir ini mungkin jalan terbaik menuju keselamatan dalam arti bahwa AI yang peduli untuk memahami alam semesta tidak mungkin memusnahkan manusia karena kita adalah bagian yang menarik dari alam semesta.”
Musk membingkai TruthGPT sebagai koreksi kursus untuk OpenAI, perangkat lunak AI nirlaba yang dia bantu temukan, yang sejak itu mulai mengoperasikan anak perusahaan nirlaba. Musk menyiratkan bahwa insentif laba OpenAI berpotensi mengganggu etika model AI yang dibuatnya dan memposisikan “TruthGPT” sebagai opsi yang lebih transparan.
Meski demikian, ini bukan pertama kalinya Musk menyebut nama “TruthGPT”. Pada Februari, Musk pernah membuat tweet yang berisi cuitan, “Yang kami butuhkan adalah TruthGPT,” sambil meminta perhatian pada resiko skala besar dari model AI seperti yang dibuat OpenAI.
Musk, bersama dengan beberapa peneliti AI lainnya menandatangani surat terbuka pada bulan Maret yang mendesak OpenAI untuk menghentikan “eksperimen AI raksasa” yang tidak dapat “dipahami, diprediksi, atau dikendalikan oleh pembuatnya”.
Tidak jelas seberapa jauh “TruthGPT” Musk sudah dikembangkan, tetapi tampaknya dia benar-benar serius tentang hal itu. Seperti dilaporkan sebelumnya, Musk juga diam-diam mendirikan perusahaan AI baru, bernama X.AI, pada bulan Maret.
Source link















