Infomu

Tak Boleh Potret Makhluk Hidup Karena tak Sesuai Syariat Islam

0
Bagikan
0Points
Play Radio đź“»



Sabtu, 24 Februari 2024 – 04:17 WIB

Afghanistan – Pihak berwenang di provinsi Kandahar, Afghanistan yang mana adalah tempat kelahiran Taliban, memerintahkan para pejabat negara untuk tidak mengambil gambar atau video “makhluk hidup.” 

Baca Juga :


Gubernur Florida Akan Buat UU Pelarangan Penggunaan Medsos Bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada pejabat sipil dan militer, departemen dalam negeri provinsi tersebut mengarahkan mereka “untuk menahan diri dari mengambil gambar makhluk hidup dalam pertemuan formal dan informal, karena hal itu lebih banyak menimbulkan kerugian daripada manfaat” dan “harus sesuai syariat Islam”. 



VIVA Militer: Kelompok milisi Taliban

VIVA Militer: Kelompok milisi Taliban

Baca Juga :


Taliban Kembali Eksekusi Mati Terpidana di Publik, Kali Ini di Stadion dan Disaksikan Ribuan Warga

Dikatakan bahwa konten teks atau audio tentang aktivitas pejabat masih diperbolehkan. 

Arahan tersebut, yang dikonfirmasi kebenarannya oleh juru bicara gubernur Kandahar, menetapkan bahwa instruksi ini hanya berlaku untuk pejabat provinsi dan tidak untuk masyarakat umum atau media independen, melansir WION, Jumat, 24 Februari 2024. 

Baca Juga :


Pesan Presiden Vladimir Putin untuk Kaum LGBT di Rusia

Ini bukan larangan pertama kalinya oleh Taliban. Sebelumnya, larangan televisi dan gambar makhluk hidup juga diberlakikan pada tahun 1996 hingga 2001.

Sejak Taliban kembali berkuasa  tahun lalu, berbagai organisasi media secara sukarela menahan diri untuk tidak menampilkan gambar manusia dan hewan, untuk mencari ‘jalur aman’.

Taliban mengambil alih kekuasaan hampir tanpa tantangan setelah penarikan pasukan pimpinan AS dari negara itu pada Agustus 2021. Rezim tersebut belum menerima pengakuan internasional, kecuali dari China.

Info Lainnya:   Kenalan Sama Cewek yang Siap Taklukkan Dunia Muay Thai di Thailand



Taliban Afghanistan resmi melarang perempuan untuk mengenyam pendidikan di tingkat universitas.

Taliban Afghanistan resmi melarang perempuan untuk mengenyam pendidikan di tingkat universitas.

Ini bukan peraturan pertama yang menurut mereka harus sesuai dengan syariat Islam. Hanya sebulan setelah kembali berkuasa, Taliban melarang anak perempuan mengikuti pendidikan menengah pada September 2021. 

Pada 21 Desember 2022, Taliban melarang perempuan masuk universitas. Pada Januari 2023 keputusan Taliban di provinsi Balkh melarang dokter laki-laki merawat pasien perempuan. 

Halaman Selanjutnya

Taliban mengambil alih kekuasaan hampir tanpa tantangan setelah penarikan pasukan pimpinan AS dari negara itu pada Agustus 2021. Rezim tersebut belum menerima pengakuan internasional, kecuali dari China.

Halaman Selanjutnya





Source link

Lainnya Dari Nginfoin

Load More Posts Loading...No more posts.
close