Connect with us

Hi, what are you looking for?

Infomu

Sony tidak anggap Xbox Game Pass sebagai saingan

Sony tidak anggap Xbox Game Pass sebagai saingan



CEO Sony Interactive Entertainment, Jim Ryan, mengatakan bahwa Xbox Game Pass adalah bukan saingan bagi Sony.

Sebuah laporan baru mengungkapkan bahwa Sony tampaknya tidak khawatir dengan Xbox Game Pass dari Microsoft. Perusahaan itu bahkan dilaporkan tidak melihat Xbox Game Pass sebagai kompetitor di pasar.

Menurut sumber yang dekat dengan masalah tersebut, Jim Ryan, CEO dari Sony Interactive Entertainment, telah mengungkapkan pandangan yang mengisyaratkan bahwa perusahaan tersebut tidak memandang Xbox Game Pass sebagai saingan.

Di sisi lain, perusahaan asal Jepang itu menyiratkan keprihatinan atas akuisisi Microsoft baru-baru ini atas studio gim Activision Blizzard. Dilansir dari Gizmochina (2/1), eksekutif senior tersebut telah mengungkapkan pandangannya selama sesi tanya jawab karyawan yang diadakan bulan lalu di mana Ryan berbicara tentang persaingan pasar.

Ketika ditanya tentang Xbox Game Pass, Jim Ryan dilaporkan menyatakan, “Saat kami mempertimbangkan Xbox Game Pass, tampaknya semakin rendah (angka Game Pass). Ketika kami mengingat Xbox Game Pass, kami telah menjual lebih banyak PS5 dalam dua tahun daripada jumlah pelanggan yang mereka kumpulkan dan mereka telah melakukannya selama 6-7 tahun.”

Dia lebih lanjut menambahkan, “Kami hanya kurang sedikit dari memiliki 50 juta pelanggan dan pelanggan mereka (Xbox Game Pass) berada di bawah 20-an, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan jumlah itu.”

Yang cukup menarik, pernyataan internal Ryan tampaknya sedikit bertentangan mengingat perusahaan sedang berjuang melawan rencana yang diusulkan Microsoft untuk mengakuisisi Activision Blizzard, yang merupakan nama yang dikenal di industri gim.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pejabat Sony itu telah mengatakan kepada Reuters bahwa langkah tersebut “buruk untuk persaingan, buruk untuk industri gim, dan buruk para gamer itu sendiri”, meskipun Microsoft mengklaim, “Kesepakatan ini akan menguntungkan para gamer, pengembang, dan industri saat kami berusaha menghadirkan lebih banyak gim kepada lebih banyak orang.”





Source link

Bagiin Info

Click to comment
Advertisement
Advertisement
Advertisement
    • Flipboard

    • Reddit

    • Pinterest

    • Whatsapp

    • Whatsapp

Baca Juga Info Ini

Infomu

  Sejumlah Jenderal TNI pada zaman orde baru, dikenal memiliki sikap yang tegas. Selain pernah terlibat dalam sejumlah palagan dalam mempertahankan kemerdekaan, mereka juga...

Infomu

Minggu, 08 Januari 2023 – 05:53 WIB Prakiraan cuaca hari ini di Provinsi Banten. Ilustrasi Foto: Sam/JPNN.com banten.jpnn.com, SERANG – Prakiraan cuaca hari ini,...

Infomu

Sebuah buku setia menemani Ferdy Sambo menjalani proses hukum terkait kasus pembunuhan berencana mantan ajudannya, Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat. Buku itu selalu digenggam Sambo...

Infomu

Direktur Laboratorium Suara Indonesia, Albertus Dino menyoroti tentang delapan parpol yang menolak pemilu sistem proporsional tertutup. Menurutnya, delapan parpol tersebut lebih ingat demokratisasi yang...

Infomu

Bakal calon presiden 2024 dari Partai NasDem, Anies Baswedan, pernah dikritik karena dianggap mencuri start berkampanye. Larangan ini pula yang diungkit oleh Imam Masjid...

Infomu

SUARA SEMARANG – Berikut ini tiga berita terpopuler minggu ini yang kami rangkum dalam sepekan, termasuk berita link video viral 4 bersaudara di Twitter,...

Infomu

WE NewsWorthy, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah memberikan analisisnya soal kondisi demokrasi di Indonesia. Menurutnya, masyarakat Indonesia cenderung lebih melihat...

Infomu

HerStory, Jakarta — Kini sosok Mayangsari memang tak luput dari sorotan netter terlebih setelah dirinya berhasil menjadi istri dari Pangeran Cendana, Bambang Trihatmodjo. Kini...

Advertisement
close