Beberapa tahun terakhir industri perbankan tengah melakukan transformasi secara digital untuk menjalankan bisnisnya. Hal ini membuat sejumlah bank mendorong implementasi digital branch atau kantor cabang digital untuk meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) misalnya, pada tahun ini fokus untuk mengoptimalkan lebih dari 1.000 kantor cabang di berbagai wilayah Indonesia. Salah satunya adalah dengan melakukan shifting beberapa bisnis proses yang semula dilakukan oleh pegawai (human) menjadi lebih ramping dan berbasis digital (bionic branch) untuk mempercepat proses.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, kehadiran kantor cabang digital merupakan bagian dari bisnis yang menyasar segmen nasabah tertentu. Di luar hal tersebut, kantor cabang digital dapat menjadi branding yang baik bagi bank.
“Khususnya untuk menunjukkan eksistensi terhadap perubahan lingkungan yang terjadi sehingga nasabah existing menjadi loyal dan calon nasabah menjadi yakin untuk menitipkan uangnya,” kata Anton kepada WE Finance, Senin (2/1).
Baca Juga: BSI Siapkan Rp 1,2 Triliun untuk Fasilitasi Masyarakat Berpenghasilan Rendah Miliki Rumah Layak
Menurutnya, pengembangan kantor cabang digital tidak langsung berkontribusi kepada bisnis bank. Meski demikian, pengembangan kantor cabang digital dinilai sebagai salah satu upaya bank dalam memenuhi kebutuhan nasabah untuk mendapatkan layanan yang lebih mudah untuk bertransaksi keuangan.
Di sisi lain, ia menilai bahwa kehadiran kantor cabang secara fisik masih diperlukan. Dalam melakukan transformasi layanan perbankan, BSI sendiri mengembangkan dua layanan untuk menjangkau nasabah.
Dua layanan tersebut yaitu bersifat kurang kompleks atau layanan digital melalui mobile banking. Kemudian layanan yang lebih kompleks yang harus dilakukan melalui kantor cabang.
“kami tentu selalu mengikuti berbagai perkembangan yang terjadi, termasuk perkembangan di bidang layanan perbankan untuk memudahkan transaksi nasabah,” ujarnya.
Dari sisi jaringan, BSI telah didukung oleh lebih dari 1.500 outlet dan lebih dari 2.500 jaringan ATM yang tersebar di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Perkuat Inklusi Keuangan Syariah, BSI Layani Tarik Tunai Tanpa Kartu di Alfamart
Source link















