Connect with us

Hi, what are you looking for?

Infomu

Partai Ummat Tuding Rezim Ikut Campur, Mahfud MD: Bukan Urusan Pemerintah

Partai Ummat Tuding Rezim Ikut Campur, Mahfud MD: Bukan Urusan Pemerintah




Mahfud menyatakan, persoalan penyelengaraan pemilu dengan segala tahapannya merupakan kerja independen Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sehingga menurutnya, tudingan yang disampaikan Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais itu tidak berdasar menurut  tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kelembagaan negara.



“Ada parpol yang merasa dicurangi, saya jugad tadi sudah dengar jumpa pers Pak Amien Rais yang merasa partainya dijegal,” ujar Mahfud setelah memberikan kata sambutan dalam Rakernas Satgas Saber Pungli di Grand Mercure Hotel, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (13/12).

“Nah, saudara itu sesuai dengan kesepakatan kita bernegara, itu urusan KPU, bukan urusan pemerintah,” sambungnya.

Mahfud mengingatkan kembali perihal semangat reformasi yang juga diperjuangkan Amien Rais pada 1998 silam. Di mana menurutnya, KPU ditempatkan sebagai lembaga negara yang independen.

“Tapi kalau mengatur partai yang boleh ikut, tidak boleh ikut, itu KPU sendiri. Kita pemerintah enggak boleh ikut-ikut,” tegasnya menutup.

Kecurigaan terhadap pemerintah disampaikan Ketua Dewan Syura Partai Ummat, Amien Rais lantaran partai politik (parpol) yang baru didirikannya dikabarkan tak memenuhi syarat (TMS) atau tidak lolos tahapan verifikasi faktual.

Berdasarkan informasi yang dia klaim berasal dari sumber A1 menyebutkan hanya Partai Ummat yang tidak diloloskan oleh KPU RI. Imbasnya, parpol berlambang bintang emas ini tidak bisa menjadi peserta dan mengikuti Pemilu Serentak 2024.

“Nampaknya atas perintah kekuatan yang besar Partai Ummat disingkirkan. Single out atau satu-satunya yang disingkirkan. Sehingga Partai Ummat tidak bisa ikut Pemilu 2024,” ujar Amien saat memberikan keterangan persnya.

Dalam sesi tanya jawab, awak media bertanya terkait kekuatan besar yang dimaksud Amien Rais tadi apakah terkait dengan lawan politiknya, yaitu papol yang didirikannya pasca reformasi yaitu Partai Amanat Nasional (PAN), atau rezim.

Jawab mantan Ketua MPR RI ini singkat, “Satu kata, yes rezim,” demikian Amien menegaskan. 





Source link

Bagiin Info

Click to comment
    • Flipboard

    • Reddit

    • Pinterest

    • Whatsapp

    • Whatsapp

Baca Juga Info Ini

Infomu

“Kejadian pagi kurang lebih waktu subuh, sekitar jam 3-4 pagi terjadi informasi pencurian dengan kekerasan di rumah dinas bapak Walikota Blitar,” kata Kapolres Blitar...

Infomu

Tujuan utama Partai NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai capres ternyata bukan untuk mengantarkan mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai orang nomor satu di Republik...

Infomu

HerStory, Bogor — Sosok Erina Gudono pendamping hidup Kesang Pangarep kini tengah menjadi sorotan publik. Rumah finalis Putri Indonesia Yogyakarta 2022 itu pun mendadak...

Infomu

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengubah slogan atau branding Jakarta: Kota Kolaborasi menjadi Sukses Jakarta untuk Indonesia. Penggantian slogan ini sudah...

Infomu

Mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu menyoroti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang disambut di Sulawesi Selatan, sedangkan Anies Baswedan seolah ditendang. Saat Anies...

Infomu

Upaya melanggengkan jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga tiga periode masih terus diembuskan sebagian elite politik. Terbaru, pernyataan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang...

Infomu

Ada berbagai macam posisi seks atau gaya bercinta yang dapat dicoba pasangan suami istri. Meski mungkin, tiap pasangan memiliki posisi favorit masing-masing, namun gak...

Infomu

   Kenaikan harga pangan dari waktu ke waktu, bahkan kerapkali melonjak tinggi di saat-saat tertentu, jadi ironi di Indonesia yang diklaim sebagai negara agraris....