Pengamat politik Rocky Gerung mengomentari getolnya Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membuat Anies Baswedan menjadi tersangka KPK.
Menurutnya, upaya Firli tersebut tak bisa dilakukan lantaran para penyidik tentu sudah memiliki visi dan mengetahui mana kasus yang dilatarbelakangi alasan politis.
Baca Juga: Ruang Kerja Khofifah Digeledah, Anthony Bandingkan dengan Perlakuan KPK Saat Panggil Anies: DKI Tidak Digeledah, Berarti…
“Percuma juga, Firli iya dia ketua KPK, tetapi apa yang dia perintahkan itu tergantung kesanggupan sebetulnya dari para penyidik yang sudah punya visi. Visi artinya tahulah mana yang potensial mana yang dicari-cari,” ujar Rocky, dikutip NewsWorthy dari kanal YouTube Rocky Gerung pada Selasa (27/12).
Pada kasus Formula E, ia meyakini para penyidik bisa melihat latar belakang didorongnya kasus tersebut yaitu karena alasan politis.
“Kan penyidik dididik dengan cermat metodologinya, begitu disebut seseorang radarnya langsung bekerja, begitu disebut kasus radarnya langsung bekerja. Jadi ketika disebut Anies Baswedan para penyidik berpikir ini pasti politis tuh,” ujar Rocky.
Dosen filsafat itu menilai Firli terlalu berlebihan dalam kasus Formula E karena terkesan mencari-cari kesalahan Anies yang elektabilitasnya semakin meroket.
Source link















