Kamis, 24 Agustus 2023 – 04:33 WIB
VIVA Dunia – Pihak berwenang China belum lama ini dengan secara terbuka menuduh seorang pegawai pemerintahnya menjadi mata-mata untuk Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (AS) atau CIA.
Baca Juga :
Bos Tentara Bayaran Rusia Yevgeny Prigozhin Dikabarkan Tewas
Dilansir dari BBC, Kamis, 24 Agustus 2023, Ini merupakan kasus spionase profil tinggi kedua yang dipublikasikan bulan ini oleh China. Ini dilakukan ketika Beijing meningkatkan penekanannya dan retorikanya pada keamanan nasional.
Ilustrasi mata-mata China.
Baca Juga :
Mengintip Kemahiran Prajurit Skadron Teknik 042 TNI AU Upgrade Jet Tempur F-16 untuk Hadapi Musuh
Dalam sebuah pernyataan Kementerian Keamanan Negara, agen mata-mata sipil negara itu mengatakan sedang menyelidiki seorang kader di kementerian tak dikenal yang diduga direkrut oleh CIA saat dia belajar di Jepang.
“Warga negara China berusia 39 tahun, yang diidentifikasi hanya dengan nama keluarga Hao, berkenalan dengan seorang pejabat kedutaan AS di Jepang saat mengajukan permohonan visa AS,” kata kementerian itu.
Baca Juga :
Ternyata Kapal Perang Ukraina yang Dibom Jet Tempur Rusia Buatan Amerika
Pernyataan itu menambahkan pejabat AS diduga mengembangkan hubungan dekat dengan Hao dengan mentraktirnya makan, mengiriminya hadiah, dan membayarnya untuk membantu menulis makalah penelitian.
Halaman Selanjutnya
Kementerian mengklaim pejabat kedutaan AS kemudian memperkenalkan Hao kepada seorang kolega, yang kemudian mengungkapkan dirinya sebagai petugas CIA dan meminta Hao kembali ke China untuk bekerja di departemen inti dan kritis kementerian.
Source link















